Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengungkapkan tiga hal yang perlu diperhatikan dalam sektor pendidikan di Samarinda. Sani menekankan pentingnya kesejahteraan dan status guru sebagai hal yang harus diperhatikan.
“Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan perlu diperhatikan kesejahteraan dan statusnya. Jangan cuma dijadikan honor, diangkatlah ke Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K),” ujar Sani saat ditemui dii ruangannya, Senin (6/5/2024).
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan dan status guru akan berdampak positif pada mutu pendidikan di Samarinda.
Selain itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti ketersediaan sekolah bagi semua anak di Samarinda. Ia menekankan agar tidak ada anak yang terpaksa berada di jalanan atau bekerja tidak pada usainya karena tidak mendapatkan akses pendidikan. “Semua anak Samarinda ini berhak untuk sekolah, apapun kesulitannya harus dibantu untuk pendidikan. Jangan sampai anak-anak yang usia sekolah tidak bersekolah,” tambahnya.
Terakhir, Sani juga menyoroti pentingnya kelengkapan infrastruktur di tiap sekolah. Di mana sekolah-sekolah ini harus dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai. Seperti pemenuhan laboratorium, perpustakaan, toilet, dan ruang kelas yang memadai “Tiga hal itu yang menjadi pemikiran kami di komisi IV dengan Dinas Pendidikan Samarinda. Yang atap ruangan bocor, kursi tidak layak, bisa untuk diperbaiki dulu,” tegas Sani.
Menurutnya, pembangunan kecerdasan anak bangsa adalah investasi jangka panjang yang harus didukung oleh semua pihak. Untuk itu ia menekankann pentingnya perhatian terhadap pendidikan sebagai fondasi pembangunan masa depan bangsa.
“Membangun kecerdasan anak bangsa itu investasi jangka panjang,” pungkasnya.













